Pengertian Difusi, Osmosis dan Transpor aktif

Pernahkah anda mendengar kata difusi, osmosis dan transpor aktif ? apa pengertian difusi, osmosis dan transpor aktif yang anda ketahui ?

Membran plasma yang bersifat selektif permeabel (semi permiabel) yang artinya membran plasma dapat dilalui oleh molekul atau ion tertentu. Perpindahan molekul atau ion melalui membran ada dua macam, yaitu transpor aktif dan tranpor pasif.
 
Transpor pasif merupakan perpindahan molekul atau ion tanpa menggunakan energi sel. Perpindahan molekul tersebut terjadi secara spontan mengikuti gradiensi konsentrasi. Contoh tranpor pasif yaitu difusi dan osmosis.

 

Pengertian difusi


Pengertian difusi secara umum adalah perpindahan molekul-molekul zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plama ataupun tidak. Difusi dibedakan menjadi dua, yaitu difusi sederhana dan difusi terbantu.
 

difusi, osmosis dan transpor aktif

Difusi sederhana


Difusi sederhana terjadi secara spontan, molekul zat akan berdifusi menyebar ke seluruh ruangan sampai mencapai kesetimbangan. Kesetimbangan ini ditandai dengan kerapatan zat yang seragam di seluruh bagian ruang. Contoh peristiwa difusi sederhana adalah sebagai berikut :
  1. Setetes parfum akan menyebar ke seluruh ruangan (difusi gas di dalam medium udara).
  2. Molekul dari sesendok gula akan menyebar ke seluruh volume air di dalam gelas meskipun tanpa diaduk (difusi zat padat di dalam medium air) sehingga kerapatan zat tersebut merata.
Faktor yang mempengaruhi proses difusi sederhana yaitu sebagai berikut :
  1. Wujud materi, dimana zat padat akan lebih lambat dalam proses difusi dibandingkan zat cair dan gas.
  2. Ukuran molekul, di mana molekul yang berukuran besar akan lebih lambat melewati membran dari pada molekul yang berukuran kecil.
  3. Konsentrasi zat, di mana semakin besar gradien konsentrasi antara dua zat maka akan semakin cepat laju difusinya.
  4. Suhu, di mana kenaikan suhu akan mengakibatkan molekulnya lebih cepat bergerak sehingga laju difusi semakin cepat.

Difusi terbantu


Difusi terbantu merupakan proses difusi dengan perantara protein pembawa dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Contoh mekanisme difusi terbantu yaitu proses molekul glukosa melewati membran. Membran sel memiliki struktur protein perifer dan protein integral pada lapisan fosfolipidnya.
 
Fungsi protein ini untuk membantu pengangkutan molekul gula yang tidak dapat berdifusi secara spontan melewati membran sel. Proses pengangkutan dengan bantuan protein juga berlaku bagi ion Na+, Cl-, dan Ca2+.

 

Pengertian osmosis


Osmosis adalah perpindahan molekul-molekul pelarut (misalnya air) dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui selaput atau membran semipermeabel.
 
Jika pelarut yang digunakan berupa air, osmosis dapat berarti perpindahan molekul air melalui membran semipermeabel dari larutan yang kadar airnya tinggi ke larutan yang kadar airnya rendah.
 
Proses osmosis dapat mengakibatkan kerusakan sel. Air akan masuk ke dalam sel jika konsentrasi larutan dalam sel tinggi sehingga terjadi endosmosis. Akibatnya sel mengalami kehancuran karena robeknya membran plama (lisis).
 
Air di dalam sel akan keluar jika konsentrasi larutan di luar sel tinggi dan terjadi eksosmosis. Eksosmosis pada hewan akan menyebabkan pengerutan sel (krenasi). Eksosomosis pada tumbuhan akan mengakibatkan terlepasnya membran dari dindin sel yang disebut plasmolisis.

 

Pengertian tranpor aktif


Tranpor aktif adalah tranpor yang memerlukan energi untuk melawan gradien konsentrasi. Pada tranpor aktif terjadi pemompaan molekul melewati membran dan melawan gradien konsentrasi. Contoh tranpor aktif antara lain pompa natrium-kalium, endositosis dan eksosotosis.
 

Pompa Natrium-Kalium

Ion Na+ dan K+ sangat dibutuhkan oleh tubuh. kedua ion ini dapat melewati membran. Namun, tubuh lebih membutuhkan ion K+ daripada Na+ sehingga diperlukan lagi pemasukan ion K+ ke dalam sel dan pengeluaran ion Na+. Akibatnya, konsentrasi ion K+ di dalam sel tinggi, sedangkan di luar rendah. Sebaliknya, konsentrasi Na+ di dalam sel rendah, sedangkan di luar sel tinggi.
 
Pada kondisi demikian, terjadi pergerakan ion-ion yang melawan gradien konsentrasi sehingga terjadi pemasukan ion K+ dan pengeluaran ion Na. Adapun untuk melawan gradien konsentrasi diperlukan sejumlah energi ATP  dengan bantuan protein pada membran plasma. Setiap pengeluaran 3 ion Na+ akan diimbangi dengan pemasukan 2 ion K+. Oleh karena itu, disebut pompa natrium-kalium.
 

Endositosis dan eksositosis


Pengertian endositosis adalah proses pemasukan zat ke dalam sel. Proses ini melalui fagositosis dan pinositosis. Fagositosis yaitu proses memakan sel atau benda padat, misalnya sel darah putih memakan benda asing yang masuk ke aliran darah. Pinositosis yaitu proses penyerapan zat cair oleh sel, misalnya  sel yang menyerap zat cair dan memasukkanya ke dalam vakuola. Pinositosis terjadi pada sel-sel kelenjar dan sel ekskresi.
 
Eksositosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Sekret terbungkus dalam kantong membran yang selanjutnya melebar dan pecah. Eksositosis terjadi pada beberapa sel kelenjar atau sel sekresi.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian difusi, osmosis dan tranpor aktif. Semoga tulisan ini bermanfaat.